divardha

warna-warni yang lain

>genap jadi sepuluh

leave a comment »

>

lelaki itu bilang : “sepuluh ya,”

wanita itu tidak mengerti : ” kenapa sepuluh?”

lelaki itu menjawab : “sudahlah, pokoknya sepuluh”

wanita itu masih tidak mengerti. tapi tetap memberikan sepuluh yang diminta lelaki itu.

satu, dua, tiga, dan seterusnya sampai sepuluh.

di tempat lain, jauh dari tempat mereka bicara sekarang, seorang perempuan mengamati mereka berdua sejak tadi. dia tersenyum. walaupun dalam hatinya ada rasa sakit yang tiba-tiba muncul..


perempuan itu cukup melihat dari jauh. tidak punya kemampuan untuk mendekat. ia tidak akan mendekat, mungkin. hanya sebatas menatap, lalu kemudian meratapi. menyimpan sakitnya sendiri.


si wanita mungkin tidak akan pernah tahu apa arti angka sepuluh. tapi bagi perempuan ini, sepuluh memberi arti lebih dari cukup. sepuluh dari kamu, berarti semua tentang kamu. tidak ada ruang bagi yang lain. tidak ada celah. hanya ada kamu.


perempuan itu masih diam. ia merasa tidak perlu lagi berada di sana. ia masih belum mampu untuk pergi, tapi bertahan di sana juga hanya akan terus membuatnya semakin menderita. sekuat tenaga ia mengumpulkan kekuatan untuk bangkit dari tempat duduknya sekarang. sebelumnya, ia merapikan semua kenangan-kenangan antara dia dan lelaki itu. semua ia kumpulkan tanpa tercecer satu pun. kemudian satu persatu kenangan itu disimpan pada sebuah kotak yang telah ia siapkan sejak lama. karena ia tahu sekalipun suatu saat lelaki itu kembali padanya, mereka berdua tidak akan bisa bersama. cepat atau lambat, kotak itu memang akan terisi.


semua kenangan sudah dimasukkan. kotak kenangan sudah dikunci. si perempuan bersiap pergi.


satu, dua, tiga, … sepuluh. sepuluh langkah dari tempat si perempuan duduk tadi, dan sekarang ia sudah berada di luar, membelakangi lelaki dan wanita yang tadi ia amati. ia meneruskan langkah walaupun tertatih.hatinya masih remuk, tapi ia mencoba tersenyum. perempuan itu mengucap sebaris doa *), dan kemudian langkahnya terasa ringan..


satu, dua, tiga dan seterusnya sampai sepuluh. seperti itulah lelaki itu mencintaimu. tidak ada yang lain. hanya ada kamu.



*) “semoga kalian bahagia”...

.: ratih adiwardhani :.

Written by divardha

September 21, 2008 at 7:06 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: