divardha

warna-warni yang lain

>tentang takut

with 3 comments

>

gambar diambil dari sini


Beberapa waktu lalu, saya sempat mengalami rasa takut yang sangat. Takut akan banyak hal. Bagaimana kalau nanti begini, bagaimana kalau ternyata saya selama ini salah? Bagaimana kalau tidak punya waktu lagi?. Pertanyaan-pertanyaan itu terus ada di pikiran saya.

Kemudian saya bertanya pada teman-teman saya, apa yang mereka lakukan kalau mereka sedang takut.

Ini beberapa jawaban dari mereka :

“mencari tau penyebabnya, trus mengecilkan penyebab ketakutan itu, sekecil-kecilnya..”
(Yudha Adi Hermawan)

jangan takut… soalnya takut ato nggak takut, kita tetep hidup (jalan teruss). btw menurut penelitian di Inggris, 80% hal2 yang kita cemaskan itu tidak akan terjadi kok
(Bondan Mardiko)

“kalo takut banget, nangis.” (Aci)

mendengar jawaban dari teman-teman, membuat saya berpikir : “apa saya benar-benar selemah itu, sampai-sampai untuk mengatasi rasa takut sendiri harus tanya orang lain?”. ah.. pertanyaan itu semakin membuat saya tidak tenang.

untungnya, di kesempatan lain, mereka sempat berbagi tips bagaimana cara mengatasi rasa takutnya :

“Sholat. Ngaji” (Aci)

“Aku mikir, apa yang akan aku lakukan kalo aku nggak takut” (Putri)

“Dzikir. Mikir apa yang terjadi setelah bisa ngelewati rasa takut itu. Keinget seneng-senengnya” (Pe’)

“Bilang sama diri sendiri, Yudha jangan takut :)” (Yudha Adi Hermawan)

.

akhirnya yang saya lakukan waktu itu adalah : melakukan apa yang bisa membuat saya tidak takut lagi. Melakukan semua yang mereka sebutkan.

berdo’a. mikir alasannya. memberanikan diri. berdo’a. mikir apa yang harus dilakukan, apa yang bisa dilakukan. berdo’a lagi. mohon kekuatan. diberi pencerahan. semuanya.. sampai merasa tenang, dan takut perlahan-lahan hilang..

*menghela nafas panjang

ternyata memang benar, cara paling ampung menghilangkan rasa takut itu adalah dengan menghadapinya

Tid, jangan takut….🙂


Bagaimana dengan anda, bagaimana anda mengatasi rasa takut anda?



Written by divardha

June 19, 2009 at 4:30 pm

Posted in takut

3 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. >sampe sekarang pun saya masih merasakan hal serupa, dan terkadang ketakutan saya menghilangkan semua akal sehat saya untuk melawan rasa takut itu sendiri..(ini rasa takut yg udah naik tingkat levelnya)hehe.. kembali lagi : mengembalikan akal sehat, menelaah satu persatu apa penyebabnya, dan mengecilkan rasa takut itu, terutama dengan keberanian2 kita yg sebenernya sedang bersembunyi.. :)lama juga gak mampir sini tih..

    Yudha A. Hermawan

    December 2, 2009 at 11:11 am

  2. >me like this🙂

    ratih adiwardhani

    December 6, 2009 at 7:22 am

  3. >pertamax kah?

    Anonymous

    December 25, 2009 at 4:11 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: